Pages

Monday, April 13, 2009

Teknik-teknik Memecahkan Persoalan


Ada sejumlah teknik yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah, baik dalam kelompok maupun masalah sendiri. Teknik-teknik tersebut merupakan perangsang ide, bukanlah jawaban atas persoalan yang sedang dihadapi. Bila perlu adakanlah perbaikan atau penyesuaian.

1. Pahami sasaran yang ingin dicapai
Semakin jelas perumusan sasaran, semakin baik kita dapat merumuskan strategi untuk mencapainya. Sasaran adalah apa yang ingin kita capai, sedangkan strategi adalah apa yang kita usulkan untuk mencapai sasaran tersebut. Banyak orang yang mencampuradukkan kedua konsep ini.

2. Pahami kebutuhan pendengar
Sewaktu kita memulai proses memunculkan gagasan yang baru dan hebat, kita perlu memiliki pemahaman yang jelas, mengenai pendengar kita, kepada siapa harus kita sampaikan hasil pemikiran kita (kepada pemegang saham atau pers, dan sebagainya), kapan harus disampaikan dan dalam bentuk apa (laporan atau penyampaian pribadi, dan sebagainya). Untuk dapat melahirkan ide-ide yang hebat, kita harus dapat memahami kebutuhan mereka dan mau serta mampu melayaninya. Kita juga harus pintar membaca situasi, kapan harus menjumpai dan berbicara kepada mereka, serta mengetahui dengan pasti bagaimana cara melakukannya.

3. Apa yang mereka pikirkan?
Salah satu cara yang baik untuk memahami pendengar kita adalah dengan mencari tahu apa yang menjadi sikap mereka saat ini. Hal ini bisa dilakukan dengan pembicaraan yang bersifat informal, wawancara atau kuesioner.

• Kita ingin mereka berpikir bagaimana?
Apabila kita dapat merumuskan dalam kata-kata yang tepat apa yang kita inginkan agar dipikirkan oleh para pendengar kita, maka kita berada pada jalur yang benar untuk menghasilkannya. Ingatlah, bahwa apa yang mereka katakan dapat saja berbeda dengan apa yang mereka pikirkan.

• Apa yang harus dikerjakan?
Gabungkanlah kedua teknik terdahulu, maka akan sampai pada pertanyaan logis yang menuntun pada jawaban.
Apa yang mereka pikirkan? Pikiran mereka yang kita harapkan! Apa yang perlu dikerjakan agar pikiran mereka menjadi seperti yang kita harapkan?

Perhatikan perumusan pertanyaan, karena harus bersifat terbuka guna menampung kemungkinan-kemungkinan yang paling luas. Perlunya strategi Banyak orang, begitu mereka mendengar suatu masalah, mulai melontarkan gagasan-gagasan untuk memecahkannya. Tetapi gagasan itu dapat melenceng ke mana-mana. Untuk mengembangkan gagasan secara efisien, kita memerlukan strategi yang terarah kepada persoalan yang telah diidentifikasi.

• Ubah penghalang menjadi peluang
Sebelum waktu pertemuan selesai, tentukanlah halangan-halangan terhadap keberhasilan, lihatlah bagaimana halangan yang ada diubah menjadi peluang. Misalnya buatlah dalam bentuk daftar, sanggahan-sanggahan yang diterima dari pelanggan, kemudian rumuskan jawaban yang akan mengatasi sanggahan tersebut. Intinya ialah kita menginginkan agar gagasan-gagasan kita benar-benar kokoh pada saat kita siap untuk melanjutkannya.

• Rumuskan kembali masalahnya dan buatlah pemecahan
Setelah sekian lama berkutat dengan gagasan, mungkin kita sudah siap untuk melakukan perubahan. Cobalah rumuskan kembali hasilnya. Dalam suatu kelompok, mintalah para pesertanya untuk berpikir sejenak dan rumuskan kembali persoalan yang telah disepakati. Setelah itu periksalah apakah saran-saran yang ada telah menjadi bagian atau sebagai modifikasi terhadap apa yang sedang dikerjakan. Dari situ tariklah kesimpulan, bagaimana tindak lanjut yang harus diambil, guna menyelesaikan persoalan untuk mencapai tujuan bersama.

0 komentar:

Post a Comment